Legio Maria adalah organisasi kerasulan awam Katolik yang berdiri
sejak tahun 1921 dan berpusat di Dublin Irlandia. Saat ini,Legio Maria telah
berkembang dan terdapat hampir disetiap Negara dengan jumlah anggota lebih dari
tiga juta Legioner.
Di Indonesia Legio Maria pertama kali diperkenalkan di Medan pada
tahun 1951, oleh seorang envoy (utusan) Ms Theresa Shu. Kini, Legio Maria telah
berkembang diberbagai kepulauan Tanah Air dan mendapat dukungan dari Uskup
setempat.
Tujuan yang ingin dicapai Legio Maria adalah memuliakan Tuhan
melalui pengudusan diri para anggotanya dan orang lain melalui doa dan
kerjasama yang aktif.
Setiap orang Katolik dapat
menjadi anggota Legio Maria,asalkan dia merupakan seorang yang :
1. Setia
menjalankan kewajiban agamanya.
2. Tergerak
melakukan karya kerasulan awam melalui Legio Maria.
3. Bersedia
memenuhi setiap kewajiban sebagai anggota Legio Maria.
Legio Maria memiliki 2 jenis keanggotaan :
1. Anggota
Aktif : berkumpul seminggu sekali untukberdoa bersama, menerima dan melaporkan
tugas-tugas kerasulan.
2. Anggota
Auxilier : berdoa bagi kepengtingan Legio Maria
Anggota aktif Legio Maria menjalankan tugas doa dan karya aktif
antara lain :
- Mengunjugi
rumah umat dan rumah sakit.
- Mendampingi
baptisan baru, bina iman.
- Memperhatikan
orang yang cacat, sakit dan manula.
- Membantu
pelayan liturgi Paroki.
- Membantu
tugas lain yang diberikan oleh Pastor Paroki.
Legio Maria di Paroki Sungai Pinyuh,khususnya di Stasi Sungai
Pinyuh berdiri pada tanggal 20 Oktober 2002 dengan nama Presedium Bunda Pengantara
Segala Rahmat.Presedium ini diberkati oleh Pastor Subandi.Pr selaku Pastor
Paroki Sungai Pinyuh pada waktu itu,pada tanggal 1 Desember 2002.
Legio Maria dengan nama Presidium Bunda Pengantara Segala Rahmat
berdiri atas prakarsa Bapak Oktavianus Heri Susanto, ST dengan susunan Perwira
sebagai berikut:
- Pemimpin
Rohani : Suster Maria Paskalis,
KFS
- Ketua
Presidium : Oktavianus Heri
Susanto, ST
- Wakil
Ketua : Evarista Nani
- Sekretaris : Suster Maria
Mediatrik,KFS
- Wakil
Sekretaris : Tonia Irmali Dessy
- Bendahara : Suster Maria Livina, KFS
- Anggota
pada saat itu ada 11 orang
Presidium Bunda Segala Rahmat,sempat berkembang menjadi beberapa
Presedium, diantaranya pada bulan Maret 2004 berdiri satu Presedium Yunior yang
terdiri dari anak-anak remaja yang tergabung dalam Putera-Puteri Altar
Presidium ini diberi nama Bunda Perawan Yang Murni dengan Perwira-Perwira
sebagai berikut :
- Pemimpin
Rohani : Suster
Petronela,KFS
- Asisten
Pemimpin Rohani : Kristiani Rian
- Ketua : Tio
Magdalena Manurung
- Wakil
Ketua : Setia
- Sekretaris
1 : Georgia Sami
- Sekretaris
2 : Helena
- Bendahara : Agustina
Kristiani (Mimi)
- Anggotanya
sebanyak 8 orang
Juga sempat berdiri satu Presedium di Stasi Ngarak,dengan nama
Presedium Bunda Rahmat Ilahi. Presidium ini hanya sempat aktif beberapa tahun
dan kemudian mengalami kevakuman.
Dua Presedium yang berdiri di Sungai Pinyuh pernah mengalami
kevakuman karena anggotanya kebanyakan pelajar, setelah mereka selesai pendidikan
di Sungai Pinyuh,mereka melanjutkan studinya diluar Sungai Pinyuh, sehingga
kedua Presedium diatas mengalami krisis anggota. Legio Maria di Sungai
Pinyuh mulai aktif kembali pada tahun 2009 .Dua Presedium yang pernah ada
digabungkan menjadi satu Presedium Yunior,dengan nama Presedium yang pertama
yaitu Presedium Bunda Pengantara Segala Rahmat. Presedium Bunda Pengantara
Segala Rahmat Yunior ini beberapa kali mengalami perubahan susunan Perwiranya.
Adapun susunan pengurusnya pada saat ini sebagai berikut :
- Pimpinan
Rohani : Pastor Indra Lubis,Pr
- Pendamping : Evarista Nani
- Ketua : Priska otis Sarah
- Wakil
Ketua : Yuliana Ina
Apriana
- Sekretaris : Margareta Pama
- Bendahara : Agustina Chrismonia Viany
- Anggotanya
sebanyak 4 orang
Semoga dimasa-masa mendatang Legio Maria akan bisa berkembang
lebih baik di Paroki Santo Christophorus Sungai Pinyuh
Sungai
Pinyuh 2012
Penulis : Bpk VEDASTUS RICKY
Penulis : Bpk VEDASTUS RICKY